Home

Pagi ini saya mendapat kabar dari seorang kawan lama yang mengatakan jika Datok Seri Anwar Ibrahim sedang berada di Indonesia. Saya lalu bertanya, “Dalam rangka apa?” Kawan tersebut menjawab, “Sekedar mengunjungi teman-teman lama dan menghadiri acara di Indonesia.” Kemudian, kawan tersebut mengirimi foto kepada saya lewat Blackberry Messenger. Dalam foto tersebut, terlihat Anwar Ibrahim sedang sarapan pagi bersama mantan Presiden kita, B.J. Habibie.

Ingatan saya seketika terbawa ke masa-masa sewaktu B.J. Habibie masih menjadi Presiden dan sedang menghadapi permasalahan dengan Timor-Timur. Saat itu, Anwar Ibrahim mengeluarkan pernyataan bahwa ia mendukung Timor-Timur tetap menjadi bagian dari Indonesia. Ini lebih dari sebuah pernyataan seseorang kepada sahabatnya, tetapi ini adalah sebuah pernyataan seorang negarawan kepada negarawan lain. Pernyataan Anwar kala itu mewakili pandangan sebuah negara sahabat terhadap Indonesia. Dari situ kita bisa menilai bahwa hubungan Malaysia dengan Indonesia saat itu terjalin sangat erat.

Tak bisa dipungkiri bahwa hubungan bilateral antara dua negara terjadi dengan peranan kedua pemimpin negara tersebut. Persahabatan negara diawali dengan persahabatan personal antar pemimpin. Hal ini disadari betul baik oleh B.J. Habibie dan Anwar Ibrahim.  Hubungan personal antara kedua pemimpin bahkan masih terjalin ketika Anwar Ibrahim digulingkan dari posisi Deputi Perdana Menteri, dan dipenjarakan atas fitnah sodomi. B.J. Habibie dengan ketulusan seorang sahabat memberikan dukungan moral kepadanya walaupun Habibie masih duduk sebagai Presiden Indonesia. Anwar berulang kali semasa Presiden Soeharto dan semasa B.J Habibie berkunjung ke Indonesia hanya untuk memantapkan fondasi hubungan kedua negara. Sebuah hubungan mesra yang terbukti masih awet hingga sekarang. Setidaknya di level personal. Foto tersebut menunjukkan bahwa hubungan personal antara Anwar dengan Habibie tak lekang oleh zaman meski
keduanya sudah tidak di tampuk kekuasaan. Namun, kita bisa berharap hubungan mesra tersebut dapat terjalin lagi nanti ketika Anwar terpilih menjadi PM Malaysia. Dengan kualitas beliau, saya yakin siapapun pemimpin Indonesia kelak akan juga dapat menjalin hubungan seperti itu dengan Anwar Ibrahim dan Malaysia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s