Home

Laporan humantrafficking.org yang mengatakan bahwa 43-50% tenaga kerja Indonesia di luar negeri adalah korban dari praktek human trafficking sungguh mengejutkan. Sebagian besar TKI kita adalah perempuan dan pekerja domestik (PRT). Sejak tahun 2010, angka pemerkosaan terhadap TKI wanita meningkat pesat. Malaysia termasuk negara dengan angka pemerkosaan TKI paling banyak setelah Timur Tengah. Ini adalah keprihatinan tersendiri.

Praktek human trafficking tidak lepas dari peran PJTKI dalam menyiapkan dan mengirim tenaga kerja ke luar negeri. Tidak sedikit PJTKI yang menggunakan jalur ilegal dalam mengirimkan TKI kita. TKI yang dikirim melalui PJTKI ini juga tidak diinformasikan perihal legalitas mereka di negara penerima. Ini yang menyebabkan mereka rentan terhadap tindak pemerkosaan dan perlakuan tidak menyenangkan. Baik Indonesia maupun negara penerima juga tidak mendapatkan informasi mengenai keberadaan tenaga kerja ilegal tersebut, sehingga menyulitkan proses perlindungan.

Pemerintah Indonesia sejak tahun 2009 telah menetapkan moratorium penghentian pengriman TKI ke Malaysia yang berlaku selama 3 tahun. Akan tetapi, menurut Migrant Care, sejak tahun 2009 pemerintah Malaysia masih mengeluarkan 36.000 visa kerja atau JP (Job Performance) untuk TKI, khususnya di sektor pekerja domestik (PRT). Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana mungkin pemerintah Malaysia dapat mengeluarkan visa kerja ketika pengiriman tenaga kerja dari Indonesia sedang dihentikan? Bukankah ini merupakan indikasi adanya praktek human trafficking dalam hal pengiriman tenaga kerja ilegal yang (justru) difasilitasi oleh pemerintah Barisan Nasional Malaysia?

Pengiriman TKI melalui jalur ilegal adalah kejahatan human trafficking yang selayaknya mendapatkan perhatian dari semua pihak, baik dari Indonesia maupun dari publik negara penerima. Kurangnya pengetahuan mengenai unsur legalitas ketenagakerjaan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Indonesia untuk mensosialisasikan hal tersebut sekaligus melakukan penertiban terhadap PJTKI yang melakukan pengiriman secara ilegal.

P.S: informasi mengenail Human Trafficking dapat dibaca lengkap di humatrafficking.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s